Perjuangan Mendirikan LPHN Harau Untuk Mendapatkan Persetujuan Perhutanan Sosial.

Oleh : Pengelola_Dishut Pada : 2025-12-22 11:26:18 Dibaca : 80 Kali
Cover

Ditulis oleh: Mursyidul Haq, Halaban
Sebelum lahirnya LPHN Harau kondisi hutan di Jorong Sungai Data gundul. Hal ini di akibatkan oleh mata pencarian masyarakat yang memang mencari kayu. Informasi ini di sampaikan oleh Ketua LPHN harau ketika di wawancarai 4 Oktober 2025 di Jorong Sungai data.
Proses pembicaraan pembentukan LPHN Harau dimulai pada tahun 2014. Pembicaraan di inisiasi oleh Yon yang sekarang selaku ketua LPHN tahun 2025 dan Syukriadi yang sekarang selaku Walin Nagari Tahun 2025. Dalam proses pembentukannya yon mengajak niniak mamak selaku pempinan kaum untuk bermusywarah bagaimana untuk menjadikan hutan yang ada menjadi perhutanan sosial. Proses musyawarah tentu terjadi dinamika. Di karenakan pada saat itu belum pahamnya masyakat tentang perhutanan sosial.
"kalau kita menjadikan Hutan Nagari Harau menjadi perhutanan sisial apakah nanti hutam kita akan di ambil oleh pemerintah, begitulah pertanyaan masyarakat dan niniak mamak pada waktu itu", ujar Yon ketika ditanya pada saat wawancara.
Yon juga menjelaskan proses meyakinkan masyarakat berlansung dengan musyawarah yang dilaksakan cukup banyak dengan berbagai keraguan yang di pertanyakan terhadap nya. Semua pertanyaan masyarakat kami jawab untuk menyakinkan masyarakat.

"ketika proses meyakinkan sudah selesai barulah kami menghubungi KKI Warsi untuk mendampingi Nagari Harau dalam pengurusan SK perhutanan sosial dengan Skema hutan Nagari dan proses pendampingan dari KKI warai dimulai tahun 2016",tutur yon.
SK kementrian perhutanan sosial Nagari Harau selesai pada tahun 2018. Yon manyampaikan Setelah LPHN berdiri barulah ilegal loging mulai berangsur-angsur berkurang. Pada awalnya bukik surian tempat berkemah itu gundul sekarang mulai hijau kembali.